Suzuki Splash Review Indonesia

suzuki splash color

Ketika produk City Car mulai mendapat permintaan yang signifikan di tanah air, pabrikan mobil asal Jepang dan Eropa berlomba-lomba memproduksi kendaraan mini tersebut, tak ketinggalan Maruti Suzuki yang notabene sebagai salah satu pembuat motor berkualitas dunia juga ikut dengan merilis Suzuki Splash. Rasanya mungkin akan terlambat kami membuat Suzuki Splash Review Indonesia, namun ada ungkapan orang Amerika yaitu “Better late than never”, kira-kira seperti ini artinya lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jadi menurut hemat kami, tak menjadi sebuah masalah yang pelik jika kami mengulas tentang mobil yang dikenal “Compact and Style” ini.

Sebagai ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk) PT. Suzuki Indomobil Sales melihat peluang tersebut dan merekapun siap memasarkan Suzuki Splash, namun pihak SIS sendiri menyebut kendaraan ini dengan sebutan mini MPV (multi-purpose vehicle). Realitanya pada dimensi serta desain exteriornya, Splash lebih cocok dikategorikan kedalam City Car, hal ini karena kembali lagi ke desainnya yang juga memberikan kesan Sporty. Awal konsep, tak tanggung-tanggung pihat Maruti melakukan riset di Eropa pada tahun 2003, hal ini karena Splash sendiri sebenarnya diperuntukan hanya untuk pasar otomotif Eropa, namum melihat perkembangan pasar otomotif, Splash akhirnya juga dipasarkan di Indonesia apalagi mobil ini dapat mengakomodir segala kebutuhan penggunanya dengan berbagai kemudahan yang dianggap sesuai dengan konsumen di Indonesia.

Desain dan Fitur

interior suzuki splash

Karena Splash adalah mini MPV, rasanya tak bijaksana jika kita membandingkan luasnya interior dengan Suzuki APV ataupun Suzuki Ertiga. Namun mobil ini sendiri, mempunyai ruang interior yang sedikit lebih besar jika dibandingan dengan Suzuki Swift dan Karimun Estilo. Jarak antara pengemudi dan penumpang yang duduk dibagian depanpun cukup jauh. Saat duduk baik sopir ataupun penumpang merasakan posisi kaki yang tidak begitu menekuk seperti ketika duduk didalam Karimun Estilo, hal ini karena jarak antara lantai dan jok cukup tinggi. Namun pada Splash, tidak ada foot rest di sebelah pedal kopling dan setir belum dilengkapi tilt steering.

Dalam perjalanan, Splash dapat mengangkut kurang lebih lima orang, namun untuk bagasi tentu saja lebih kecil dibandingkan dengan Swift, akan jika tidak ada penumpang pada seat belakang, jok yang ada pada bagian tersebut dapat dilipat, sehingga pengendara akan mendapat ruang bagasi tambahan. Menariknya, pada Splash telah dibuat konsol atau laci di tengah dashboard, tepatnya di bawah head unit dan di bawah kenop AC. Tak hanya itu, Bapak/Ibu juga akan menjumpai kantong kecil dan cup holder yang sementara dimanfaatkan buat removable ashtray (asbak yang bisa dicopot) pada konsol bawah juga ada laci kecil di bawah jok penumpang depan.

suzuki splash review

Sebenarnya tak banyak fitur special pada Splash, karena walaupun jendela sudah elektris namun kaca spion masih harus disetel manual. Namun Splash mempunyai fitur yang dapat mengatur ketinggian lampu depan yang letaknya pada bagian kanan bawah dashboard. Desain spidometer sedikit berbeda dengan mini-MPV lainnya, karena pada kendaraan ini bentuk spidometernyabulat dan lebih besar yang letaknya depan setir menyatu dengan berbagai indikator lain seperti meteran bensin, temperatur.

Mesin

mesin suzuki splash

Pada Suzuki Splash review ini juga kita membahas tentang spesifikasi mesin yang digunakan. Splash menggunakan mesin K12M 1200 cc, DOHC VVT yang dapat menghasilkan tenaga 85 PS di 6.000 rpm dan torsi maksimum 113 Nm pada 4.500 rpm. Hingga saat ini, Splash yang beredar di Indonesia adalah SPLASH GL yang menggunakan transmisi manual. Menjadi catatan penting bagi Bapak/Ibu yang hendak membeli Splash, saat putaran mesin di bawah 4000 rpm terutama ketika pada gigi dua tenaga terasa biasa saja, namun ketika mencapai 4500 rpm tarikannya sangat responsive dengan mesin yang digunakan hanya 1200cc. Namun untuk manuver dan handling tentu saja Splash lebih unggul dari City Car lainnya juga cukup stabil.



Leave a Reply